Jeff Bezos Bingung Cara Habiskan Uangnya

orangkayabaru.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jeff Bezos Bingung Cara Habiskan Uangnya. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Jeff Bezos Bingung Cara Habiskan Uangnya

“Saya melihat ke sekeliling dan terlihat jelas bahwa ada lebih banyak mahasiswa yang jauh lebih pintar soal fisika dibanding saya, dan itu merupakan hal yang sangat mudah bagi mereka,” kata Bezos kepada Wired yang dikutip dari CNBC, Minggu (9/2/2020).

“Ini semacam pencerahan yang mengejutkan, bahwa ada orang-orang ini yang otaknya bekerja dengan cara berbeda,” sambungnya.

Bezos mendapatkan pencerahan ini saat kesulitan menyelesaikan soal matematika selama berjam-jam. Menurutnya, momen tersebut membuatnya sadar untuk mengejar karier yang lain.

“Itu merupakan momen yang penting bagiku, karena di momen tersebut saya sadar kalau tidak akan mungkin menjadi fisikawan yang hebat,” jelasnya saat berbicara di Economic Club.

“Di dunia fisika teori, kalian harus bisa menjadi 50 orang teratas di dunia, atau kalian tidak akan memberikan banyak kontribusi,” sambungnya.

Jeff Bezos mungkin telah berhasil mendirikan Amazon dan menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai USD 126 juta. Tapi, saat masih menjadi mahasiswa di Princeton University, ia merasa bukan tidak begitu pintar di jurusannya.Pada tahun 1980-an, Bezos merupakan mahasiswa jurusan fisika. Walau ia termasuk 25 murid teratas di jurusannya, Bezos merasa tidak cukup pintar dibanding teman-temannya dan telah memilih jurusan yang salah.Setelah itu, Bezos memutuskan untuk pindah jurusan. Pada tahun 1986, pria berusia 56 tahun ini lulus dari Princeton University dengan gelar sarjana teknik listrik dan ilmu komputer.

Pada tahun 1994, saat bekerja menjdai banker, Bezos melihat statistik yang mencatat bahwa web berkembang hingga 2.300% per tahun. Ia pun terinspirasi untuk meluncurkan Amazon sebagai toko buku online pada 1995. Kini bisnisnya tersebut telah berkembang sangat pesat dan memiliki valuasi lebih dari USD 1 triliun.

Baca Juga : Orang Terkaya Sedunia 2020

Sekitar dua tahun lalu, CEO Amazon Jeff Bezos menyebutkan bahwa dirinya hanya terpikir berwisata ke luar angkasa untuk membelanjakan kekayaannya yang melimpah ruah.Satu-satunya cara yang terlihat oleh saya untuk memanfaatkan sumber keuangan sebanyak ini adalah dengan mengubah kesuksesan Amazon menjadi sebuah perjalanan luar angkasa. Pada dasarnya hanya itu,” kata Bezos saat itu, seperti dikutip dari situs Quartz.Orang terkaya dunia itu pun seraya menambahkan bahwa dirinya mencairkan sekitar USD 1 miliar per tahun saham Amazon untuk mendanai perusahaan teknologi luar angkasanya, Blue Origin.Namun rupanya perjalanan luar angkasa saja tidak cukup bagi Bezos. Duitnya masih berhamburan. Seperti dilaporkan Bloomberg, dalam beberapa pekan belakangan ini, dia mengucurkan sekitar USD 4 miliar sahamnya saat kapitalisasi pasar Amazon ditutup di atas USD 1 triliun untuk pertama kalinya.

Hal ini membuat total penjualan saham Bezos menjadi lebih dari USD 14 miliar, sebagian besar selama empat tahun terakhir. Kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai USD 127 miliar, atau sekitar 2 juta kali lipat dari pendapatan rumah tangga rata-rata di AS.

Lalu apa yang akan dilakukannya dengan semua kekayaan tersebut? Bahkan dengan rutin mengalokasikan USD 1 miliar atau lebih ke Blue Origin setiap tahun, kekayaan tunai Bezos masih begitu leluasa. Jadi, sosok yang dikenal berkepala pelontos ini pun mencari cara baru sebagai tempat mengerahkan sumber daya keuangannya.

Misalnya, properti. Bezos dan pacarnya Lauren Sanchez baru-baru ini dilaporkan berburu mega-mansion di kawasan Bel Air dan Beverly Hills, dan mempertimbangkan properti yang terdaftar seharga USD 225 juta.

Tahun lalu saja, Bezos membeli tiga kondominium di Manhattan yang harga keseluruhannya adalah USD 80 juta. Pembelian ini dilakukan hanya beberapa bulan setelah Amazon mundur dari kesepakatan untuk markas kedua di New York.

Selain properti, Bezos juga tertarik menghabiskan uangnya untuk karya seni. Menurut salah satu dealer seni ternama, November lalu Bezos membeli dua karya seni ‘Hurting the Word Radio # 2’ karya Ed Ruscha seharga USD 52,5 juta dan ‘Vignette 19’ karya Kerry James Marshall senilai USD 18,5 juta.Dengan saham yang dia cairkan pekan lalu, Bezos bisa menginvestasikan USD 1 miliar ke Blue Origin untuk setahun, membeli empat mega-mansion mewah seharga USD 225 juta, memboyong lebih dari 20 karya seni dengan harga rata-rata USD 50 juta, dan masih punya lebih dari USD 1 miliar uang tunai yang menganggur.

Kira-kira dengan cara apa lagi ya Bezos bisa menghabiskan uangnya? Tapi satu hal yang pasti, filantropi atau kegiatan amal tidak pernah menjadi pilihan seorang Jeff Bezos. Kalian ada ide?