Prinsip Untuk Rakyat Jelata Menjadi Kaya

Prinsip Untuk Rakyat Jelata Menjadi Kaya

orangkayabaru.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Prinsip Untuk Rakyat Jelata Menjadi Kaya. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Prinsip Untuk Rakyat Jelata Menjadi Kaya

Mereka berpikir bahwa setiap apa yang dilakukan tidak pernah membuahkan hasil dan di sisi yang lain orang kaya bisa terus mendapatkan kekayaan yang jauh lebih besar

Apa yang terjadi di sini? Sebenarnya, perbedaan antara orang biasa dengan orang kaya bukan berasal dari keberuntungan semata, tetapi lebih kepada cara berpikir dan prinsip yang mereka pegang dalam hidup.

Oleh karena itu, agar Anda bisa mencapai tingkat kesuksesan yang sama diperlukan untuk belajar cara berpikir yang diterapkan oleh orang kaya.

1.Jangan Takut untuk Memiliki Tujuan yang Tinggi
Banyak orang diajarkan untuk memiliki mimpi yang masuk akal, mudah dicapai, dan maju selangkah demi selangkah.Orang kaya memiliki pola pikir yang sedikit berbeda, dimana mereka akan menetapkan tujuan yang ambisius dan terlihat tidak akan bisa tercapai.Dengan memiliki tujuan yang tinggi, maka Anda berkesempatan untuk mendapatkan hasil yang jauh lebih besar juga.

2.Mereka Tidak Fokus Pada Konsumsi
Jika dilihat secara keseluruhan, orang yang benar-benar kaya biasanya lebih acuh terhadap semua hal yang bisa mereka beli dengan kekayaan.Contohnya saja, Warren Buffet yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia dan lebih memilih tinggi di sebuah rumah yang dibelinya di tahun 1950-an.Dengan kekayaan lebih dari USD 68 Miliar sepertinya ia tidak akan kesulitan untuk membeli rumah yang lebih mewah dari itu.

Hal yang harus Anda pahami di sini adalah kepemilikan suatu barang tidak ada hubungannya dengan kesuksesan.Daripada uang tersebut hanya dihabiskan untuk barang yang tidak dibutuhkan, lebih baik Anda menginvestasikannya. Berinvestasi memungkinkan nilai uang saat ini bisa berkembang lebih besar di masa depan.Jika Anda pemula dalam dunia investasi, kami menyarankan Anda untuk berinvestasi di platform investasi online.

3.Mereka Selalu Ingin Berkembang dan Berubah
Perbedaan selanjutnya yang dimiliki orang kaya dan orang biasa adalah kemampuan mereka untuk berubah dan belajar.Saat mereka menemukan peluang yang lebih baik, maka mereka akan berusaha untuk mendapatkan kesempatan tersebut untuk penghasilan yang lebih baik.Dengan belajar keterampilan baru, membaca, dan menambah pengetahuan membuat mereka bisa melakukan sesuatu dengan lebih baik dari sebelumnya.

4.Mereka Tidak Hanya Berpikir Untuk Memuaskan Diri Saja
Saat orang biasa mendapatkan penghasilan yang lebih besar, biasanya mereka akan cepat menunjukkannya dengan membeli mobil yang lebih mahal, pindah ke rumah yang lebih besar, dan lain sebagainya.Sedangkan orang kaya, saat mereka mendapatkan penghasilan yang meningkat, maka mereka akan segera mencari cara untuk menginvestasikan uang tersebut ke dalam aset yang memungkinkan untuk mendapatkan lebih banyak uang lagi.

5.Mereka Tidak Hanya Menyimpan Uang, tetapi Juga Mengembangkannya
Bekerja dengan giat, menabung lebih awal, dan hidup di bawah kemampuan adalah saran yang sering didengar untuk membangun kemandirian finansial.Hal ini berlawanan dengan apa yang dilakukan oleh orang kaya, mereka tidak hanya menyimpan uang untuk masa depan saja, tetapi membuat uang bekerja.Membuat uang bekerja artinya mereka mengembangkan penghasilan pasif, sehingga mereka tidak perlu bekerja secara aktif untuk menghasilkan uang.Misalnya saja, membeli rumah untuk disewakan, membeli mobil dan disewakan kepada orang lain, membeli tanah dan ditanami dengan buah, dan lain sebagainya.

Jadi, jangan pernah takut untuk memiliki mimpi yang tinggi dan terlihat tidak akan bisa tercapai saat ini.

Itulah 5 prinsip orang kaya dan tidak banyak dipahami oleh biasa. Mengubah pola pikir akan membuat Anda berada di jalur yang benar untuk meraih penghasilan yang lebih besar dari sebelumnya.

Jeff Bezos Sumbang 10M USD Untuk Perubahan Iklim

Jeff Bezos Sumbang 10M USD Untuk Perubahan Iklim

orangkayabaru.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jeff Bezos Sumbang 10M USD Untuk Perubahan Iklim.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Jeff Bezos Sumbang 10M USD Untuk Perubahan Iklim

Pemanasan global, sebuah isu lingkungan yang umum dibicarakan para pakar dan ahli dalam proses berlangsungnya kehidupan di bumi. Pemanasan global merupakan hal yang disebabkan oleh peningkatan umum suhu udara dan laut di permukaan bumi. Dampak terbesar dari terjadinya pemanasan global adalah kesehatan global, cuaca ekstrem, kualitas pangan, dan masih banyak lagi.

Sejumlah pakar dan ahli lingkungan berpendapat bahwa sebagian besar dampak yang terjadi akibat pemanasan global adalah ulah manusia itu sendiri. Para ilmuwan menyepakati bahwa sejumlah aktivitas manusia turut memberikan kontribusi besar dengan kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan sehari-hari.

CEO Amazon sekaligus orang terkaya di dunia saat ini, Jeff Bezos, mengumumkan bahwa ia akan menyumbangkan USD 10 Miliar untuk memerangi perubahan iklim.

Berdasarkan informasi yang ia bagi di laman instagram resminya yakni @jeffbezos, uang ini akan disumbangkan Bezos lewat yayasannya yang baru bernama Bezos Earth Fund. Jika dikurskan, angka yang disumbangkan Bezos senilai Rp138 Triliun.

Melansir laporan The Verge, uang ini akan digunakan untuk membantu para ilmuwan, aktivis lingkungan, LSM, dan apa yang disebu sebagai “upaya yang menawarkan kemungkinan nyata” untuk melindungi Bumi dari dampak perubahan iklim.

Yayasan tersebut akan mulai mengeluarkan dana mulai musim panas ini, namaun belum untuk saat ini. Beberapa hal detil seperti bagaimana penerimaan atau waktu yang dibutuhkan untuk menerima dana ini bagi mereka yang membutuhkannya.

Bezos sendiri memiliki kekayaan bersih sebesar USD 130 Miliar. Jadi, mengambil USD 10 Miliar saja untuk kegiatan filantropi tentu hal yang kecil.

Sang CEO sendiri sebelumnya tak terlalu terkenal sebagai filantropi seperti dermawan teknologi lainnya, ambil contoh, Bill Gates.

Pendiri Amazon Jeff Bezos berjanji mengucurkan dana USD 10 miliar (sekitar Rp136 triliun) untuk menyelamatkan Bumi dari perubahan iklim. Ia bersumpah untuk mengurangi dampak perubahan iklim dengan membentuk Bezos Earth Fund.

Dana ini untuk mengalokasikan kepada berbagai aktivis, organisasi nirlaba dan ilmuwan yang berupaya keras untuk mengelola Bumi dengan lebih baik. Namun, Jeff Bezos malah terkena kritik!

Tak hanya itu, dana tersebut juga dinilai kontroversial. Beberapa juru kampanye percaya Bezos, yang kekayaan bersih pribadinya hampir USD130 miliar atau Rp1.787 lebih triliun seharusnya menggunakan uang itu untuk membayar lebih banyak pajak, atau upah karyawan yang lebih tinggi.

Dilansir dari Inhabitat di Jakarta, Kamis (20/2/20) Greenpeace USA juga ikut mengkritiknya melalui Twitter.

“…mengapa Bezos tidak membersihkan rumahnya sendiri? Amazon adalah masalah iklim yang sangat besar.”

“Jika Bezos ingin melakukan sesuatu untuk Bumi, dia bisa memulainya dengan membenahi kemasan paket Amazon yang berlebihan. Kemasan paket Amazon adalah yang paling nyampah dibandingkan retailer lainnya,” cuit konsumen lainnya.

Baca Juga : Reaksi Orang Tajir Terhadap Virus Corona

Dikutip dari Business Insider, menanggapi kritikan tajam ini, juru bicara Amazon mengatakan bahwa pihaknya sudah berupaya mengurangi pemakaian kemasan yang berlebihan untuk paket-paket yang dikirimkan, agar tidak menumpuk sampah.

Bezos memang dikenal cukup pelit beramal. Tapi belakangan, ia makin giat menyumbangkan uang. Melalui Tweet-nya, ia menyampaikan:

“Perubahan iklim adalah ancaman terbesar bagi planet kita. Saya ingin bekerja bersama orang lain, baik untuk memperkuat cara-cara yang diketahui atau mengeksplorasi cara-cara baru untuk memerangi dampak buruk dari perubahan iklim di planet ini.”

Pendiri sekaligus CEO Amazon Jeff Bezos mengumumkan bahwa ia akan memberikan USD 10 miliar atau Rp136,9 triliun untuk memerangi perubahan iklim melalui badan amal yang disebut Bezos Earth Fund.

Dia mengumumkan badan amal tersebeut lewat postingan di Instagram-nya. Amazon mengkonfirmasi keberadaan dana tersebut ke The Verge.

Bezos mengatakan bahwa uang itu akan digunakan untuk membantu para ilmuwan, aktivis, LSM, dan “segala upaya yang menawarkan kemungkinan nyata” untuk membantu melindungi bumi dari dampak perubahan iklim.

Seseorang yang dekat dengan dana tersebut mengatakan kepada The Verge bahwa ia tidak akan terlibat dalam investasi sektor swasta, tetapi berfokus sepenuhnya pada pemberian amal.

Dana tersebut berencana akan mulai mengeluarkan hibah musim panas ini, tetapi saat ini, ada beberapa detail sulit selain yang dibagikan Bezos di Instagram, jadi belum dijelaskan bagaimana atau kapan aplikasi untuk hibah akan diterima.Bezos yang memiliki kekayaan sekitar USD 130 miliar, memberikan komitmennya sebesar USD 10 miliar yang sejatinya tidak mengambil bagian besar dari kekayaan bersih Bezos.

Dilansir The Verge di Jakarta, Selasa (18/2/2020) Bezos belum cukup vokal seperti miliarder teknologi lainnya tentang kedermawanannya, meskipun pada tahun 2018, ia meluncurkan sebuah jaringan sekolah prasekolah nirlaba gratis yang akan dibangun di komunitas berpenghasilan rendah. Dan pada tahun 2017, ia melakukan survey melalui Twitter untuk ide-ide filantropi yang dapat membantu orang yang membutuhkan dalam waktu dekat.

Reaksi Orang Tajir Terhadap Virus Corona

Reaksi Orang Tajir Terhadap Virus Corona

orangkayabaru.com Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Reaksi Orang Tajir Terhadap Virus Corona Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Reaksi Orang Tajir Terhadap Virus Corona

Pendiri perusahaan e-commerce Alibaba sekaligus orang terkaya di China, Jack Ma, menyumbangkan dana sebesar 100 juta yuan atau Rp196 miliar lewat yayasan miliknya untuk membantu penelitian menemukan vaksin untuk virus corona Wuhan.

Jack Ma memberikan dana USD 5,8 juta atau Rp79 miliar untuk dua lembaga peneliti pemerintah China, kata pernyataan dari sebuah akun media sosial Yayasan Jack Ma, seperti dilansir laman CNN, Kamis (30/1).

Dana sisanya diserahkan untuk mendukung tindakan pencegahan dan perawatan, kata Yayasan Jack Ma.

Pengumuman sumbangan dana itu disampaikan menyusul Sabtu lalu Alibaba menyiapkan dana sebesar Rp 1,96 triliun untuk membeli perlengkapan medis yang akan dikirimkan ke Wuhan dan Provinsi Hubei, pusat penyebaran virus corona.

Alibaba juga menawarkan bantuan kecerdasan buatan (AI) bagi lembaga peneliti untuk mendukung penemuan vaksin virus corona.

Harian pemerintah, China Daily mengatakan Alibaba menjadi salah satu perusahaan teknologi China yang menyumbangkan dana untuk mengatasi wabah virus corona.

Perusahaan teknologi lain yang ikut menyumbangkan dana di antaranya Huawei, Tencent, BIDU, pemilik TikTok ByteDance dan perusahaan pengiriman makanan, Meituan-Dianping.

Sejumlah ilmuwan di Amerika Serikat dan China kini tengah berpacu dengan waktu menemukan vaksin virus corona.

Baca juga : Kisah Orang Yang Punya Djarum

Virus Corona menjadi wabah yang menakutkan bagi warga dunia saat ini. Virus yang berasal dari Wuhan, Cina telah menyebabkan 170 orang meninggal dunia. Jumlah ini bertambah dari sebelumnya yakni 132 orang.

Anggia Chan mengungkapkan kekhawatirannya di tengah sedang merebaknya virus Corona. Mantan kekasih Vicky Prasetyo ini sedang berada di Jepang. Jepang sendiri merupakan salah satu dari 18 negara yang mengumumkan adanya kasus virus Corona. Di Jepang sendiri sedikitnya ada 4 kasus virus Corona.

Anggia Chan mengaku jika dirinya cukup was-was dalam liburan ke Jepang kali ini. Sebab di saat yang sama sedang ramai wabah Virus Corona.

Anggia Chan pun memperlihatkan situasi di sekitarnya. Tampak orang-orang disana menggunakan masker.

Sejumlah warganet pun menyayangkan Anggia yang justru malah mendatangi negara yang sedang dilanda virus Corona.

“Lah dia malah nyamperin.hahahaha,” tulis @fathiaqonita.96.

“Duh kalau aku mndg gausah ksna,” tulis @nuha_3moy.

“Anehhhh. Orang pada ngumpet ni malah nyamperin. anehh,” tulis @kamaliariswanto.

Ada juga warganet yang mengomentari masker yang digunakan Anggia. Masker yang digunakan Anggia dinilai tidak tepat.

“Maskernya salah mbakk, harusnya pake yg surgery,”
Sementara USD 5 juta lainnya disalurkan ke African Centres for Disease Control and Prevention untuk pengendalian dan kesiapan krisis di Afrika.

“Uang itu akan dialokasikan untuk dana darurat dan dukungan teknis terkait membantu para responden garis depan di Tiongkok dan Afrika, sehingga bisa mempercepat upaya mereka menahan penyebaran global 2019-nCoV (virus Corona Wuhan),” jelas yayasan Bill Gates tersebut dalam keterangan resminya.

Virus Corona baru pertama kali dilaporkan menyebar di kota Wuhan, Tiongkok, pada akhir Desember 2019. Sejak saat itu, virus tersebut telah merenggut setidaknya 81 nyawa dan menyebar ke 14 negara lain.

Sejauh ini, dilaporkan setidaknya 2.800 orang sakit karena virus tersebut. Tiongkok sendiri telah menghentikan transportasi di Wuhan dan banyak kota lain, yang diperkirakan membuat lebih dari 50 juta orang “terkurung”.

Yayasan milik pendiri Microsoft, Bill Gates dan sang istri tersebut memberikan sumbangan USD 10 juta, atau berkisar Rp 136 miliar salah satunya untuk mengatasi wabah virus corona. Dilansir Business Insider, Kamis (30/1), dari total tersebut, yayasan memberikan USD 5 juta untuk membantu mengatasi virus Corona di Tiongkok.

Fokus yayasan Bill Gates terutama pada peningkatan kesehatan global dan memerangi kemiskinan. Ini adalah yayasan filantropi swasta terbesar di dunia dengan dana abadi USD 46,8 miliar.

Untuk dana darurat di Tiongkok sebesar USD 5 juta akan didistribusikan kepada mitra publik dan swasta yang sudah bekerja, termasuk dengan Komisi Kesehatan Tiongkok, Chinese Center for Disease Control and Prevention, dan National Science Foundation of China.

Sejauh ini belum ada laporan tentang korban virus Corona di wilayah Afrika. Namun, seorang wanita di Pantai Gading dengan gejala seperti flu sedang diobservasi dan diisolasi setelah tiba dari Beijing pada akhir pekan lalu.

Kisah Orang Yang Punya Djarum

Kisah Orang Yang Punya Djarum

orangkayabaru.com Bukan yang ngerokok djarum yah! Tapi orang yang punya Djarum. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Kisah Orang Yang Punya Djarum. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Kisah Orang Yang Punya Djarum

Beberapa waktu lalu, Forbes kembali merilis daftar orang terkaya di Indonesia. Sepuluh besar orang terkaya RI tahun ini masih dihiasi wajah yang sama seperti tahun lalu, tetapi ada perubahan peringkat.

Apabila total kekayaan sepuluh orang paling tajir di Indonesia digabung nilainya mencapai Rp 1.231,3 triliun. Nilai itu naik dibanding tahun lalu yang mencapai Rp 1.185,7 triliun.

Di posisi pertama,untuk sebelas tahun berturut turut,masih ditempati hartono bersaudara yaitu Robert Budi dan Michael Bambang, dengan nilai kekayaan Rp 522,2 triliun. Nilai kekayaan ini bertambah dari nilai sebelumnya, yaitu Rp 497 triliun.

Peningkatan nilai kekayaan pemilik Grup Djarum itu bertambah karena kenaikan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), milik kedua bersaudara ini, dalam kurun waktu setahun terakhir.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia hingga Kamis (5/12/2019), harga saham BCA dalam setahun naik 32,5%. Hartono bersaudara menguasai mayoritas saham BCA dengan porsi kepemilikan mencapai 54,94%.

Jika dibandingkan akhir tahun lalu, nilai kapitalisasi pasar BCA naik hingga lebih dari Rp 100 triliun. Per 28 Desember 2018, nilai kapitalisasi pasar BCA mencapai Rp 641 triliun. Hingga kemarin (4/12/2019) nilai kapitalisasi pasar BBCA menjadi Rp 784,6 triliun atau naik 22%. Dari sinilah mayoritas kekayaan Hartono bersaudara berasal.

Robert dan Michael tak hanya punya bisnis perbankan. Asal mula usaha kedua bersaudara itu dimulai dari usaha rokok PT Djarum, perusahaan rokok yang berkantor pusat di Kudus, Jawa Tengah. PT Djarum merupakan induk dari Grup Djarum yang membawahi banyak bisnis.

Di luar bisnis rokok kretek dan BCA, Grup Djarum juga memiliki usaha elektronika (Polytron), rumah studio produksi (Visinema Pictures), perkebunan (HPI Argo), perdagangan elektronik (Blibli.com).

Kemudian agen perjalanan daring (Tiket.com), media komunikasi (Djarum Media dengan nama Mola TV dan Super Soccer TV), makanan dan minuman (Savorita, dengan merek Yuzu), dan kopi (Sumber Kopi Prima, dengan merek Delizio Caffino).
Walaupun menyandang predikat orang terkaya di Indonesia selama 11 tahun berturut-turut tak lantas membuat Bambang sombong. Itulah kesan yang CNBC Indonesia peroleh saat menemuinya beberapa waktu lalu.

Bahkan Bambang langsung semangat ketika membicarakan soal kuliner dan jajanan makanan favorit. Apalagi mengenai menu sarapan favoritnya jika berada di Kudus, Jawa Tengah.

“Kalau pagi-pagi itu saya selalu cari lentog, enak sekali itu,” ungkap Bambang.

Lentog adalah makanan seperti lontong sayur yang beralaskan daun pisang. Satu porsi lentog terdiri dari irisan lontong, tahu, tempe, dan sayur nangka.

Lebih lanjut, Bambang menyarankan untuk mengonsumsi Lentog dengan banyak cabai. Karena makanan itu paling enak disantap pedas-pedas.

“Saya kalau makan lentog, minimal cabe sepuluh,” jelasnya dengan bersemangat.

Selain Lentog, Bambang mengaku lebih suka jajanan rakyat yang ada di pinggir-pinggir jalan, bukan makanan yang fancy favorit beberapa masyarakat kelas menengah atau kelas atas lainnya.

“Saya suka sate kambing, sop kambing. Itu semua saya paling tidak seminggu sekali makan, atau dua kali,” kata Bambang.

Namun, dalam pengakuan itu, Bambang agak sedih karena kini ia agak susah menikmati jajanan-jajanan favorit. Hal tersebut dikarenakan semua orang mengenal wajahnya sejak turut serta dalam Asian Games 2018.

“Jadi, enggak bisa diam-diam lagi. Semua menyapa, waduh. Kalau begini mesti pakai wig atau brengos [brewok] buat menyamar besok-besok,” ujarnya disusul dengan tawa.

Ini bukan artinya ia keberatan dikenal atau disapa banyak orang. Bambang hanya ingin menikmati makanan kesukaan dengan tenang layaknya masyarakat pada umumnya.

“Kalau sekarang banyak minta foto-foto,” ungkapnya.

Harga saham emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), terus menguat pada perdagangan sesi II, Senin ini (23/12/2019). Pada 18 Desember lalu, saham BBCA tembus rekor tertinggi Rp 33.775/saham.

Data perdagangan BEI mencatat, pada sesi II pukul 13.45 WIB, Senin ini saham BCA naik 0,23% di level Rp 33.375/saham dengan rentang pergerakan tertinggi ada di level Rp 33.650/saham. Nilai transaksi BBCA hari ini Rp 115,77 miliar dengan volume perdagangan 3,50 juta saham.

Baca juga : Crazy Rich Dari Asia Tenggara

Asing keluar hari ini sebesar Rp 11,98 miliar seiring dengan aksi profit taking, mengingat dalam sepekan terakhir saham BBCA naik 5% dan sebulan 6,37%. Year to date atau sejak awal tahun hingga saat ini, saham BBCA naik 28% dengan kapitalisasi pasar menjadi Rp 822,86 triliun, terbesar di BEI.Dengan penguatan ini, mari kita hitung berapa nilai saham pemegang saham BBCA.

Mengacu laporan keuangan BCA per September 2019, pemegang saham bank dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI ini yakni PT Dwimuria Investama Andalan (milik Budi Hartono dan Bambang Hartono) sebanyak 13.545.990.000 (54,94%), sementara investor publik 10.627.910.289 (43,11%), dan sisanya komisaris dan direksi.

Majalah Forbes sebelumnya menobatkan Bambang bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, sebagai orang terkaya Indonesia per Desember 2019. Keduanya ditaksir memiliki kekayaan sekitar US$ 37,3 miliar atau sekitar Rp 522,20 triliun (asumsi kurs Rp 14.000/US$).

Nilai kekayaan ini bertambah dari nilai yang dihitung Forbes sebelumnya yakni US$ 37,1 miliar, menjadikan Hartono bersaudara berada di posisi teratas selama 11 tahun berturut-turut sebagai orang terkaya di Indonesia.

Jadi berapa sebetulnya nilai saham milik Hartono bersaudara di BCA?

Apalagi pada 18 Desember lalu saham BCA ditutup pada level tertingginya sepanjang masa yakni Rp 33.775/saham, tentu pundi-pundi kekayannya kian bertambah.

Pada komposisi saham yang dipegang publik sebesar 2,49% juga dimiliki oleh pihak-pihak yang terafiliasi dengan Dwimuria Investama, milik dua Hartono.

Jika mengacu harga saham tertinggi itu, Rp 33.775/saham, maka nilai saham milik duo Hartono menembus Rp 457,52 triliun, atau melesat sejak awal tahun yakni Rp 354,90 triliun ketika saham BBCA berada di level Rp 26.200/saham pada 2 Januari 2019. Secara year to date, artinya nilai saham milik duo Hartono bertambah Rp 102,62 triliun.

Harga saham terendah BBCA sempat terjadi pada 17 Mei 2019 yakni Rp 25.900/saham. Jumat pekan lalu (20/12/2019), saham BBCA ditutup naik 0,91% di level Rp 33.300/saham dengan kapitalisasi pasar Rp 821,01 triliun.

Kendati punya duit ratusan triliun, selera makan crazy rich ini sederhana. Beberapa waktu lalu, CNBC Indonesia bertemu dan mewawancarai langsung Michael Bambang Hartono.Walaupun menyandang predikat orang terkaya di Indonesia selama 11 tahun berturut-turut tak lantas membuat dirinya sombong, itulah kesan yang terpatri.

Bahkan Bambang langsung semangat ketika membicarakan soal kuliner dan jajanan makanan favoritnya. Apalagi mengenai menu sarapan favoritnya jika berada di Kudus, Jawa Tengah.

“Kalau pagi-pagi itu saya selalu cari lentog, enak sekali itu,” ungkap Bambang.

Lentog adalah makanan seperti lontong sayur yang beralaskan daun pisang. Satu porsi lentog terdiri dari irisan lontong, tahu, tempe, dan sayur nangka.

Dan pekan lalu, jagad Twitter pun heboh setelah pemilik akun Twitter @ayudh69 alias Agung Yudha, mengunggah foto orang paling kaya se-Indonesia itu sedang makan di sebuah warung sederhana di Semarang, Jawa Tengah.

“Yang sok kaya mentingin gengsi, yang kaya beneran mah lebih mentingin rasa”. Begitu cuitan pemilik akun Twitter @ayudh69.

Tampak Bambang, pemilik Grup Djarum dan BCA ini, khusyuk menikmati Tahu Pong Karangsaru, Semarang.”Beliau, customer setia Tahu Pong Karangsaru Semarang, Xie Xie om Hwie Siang (Michael Bambang Hartono)- Big Boss Djarum & BCA,” tulis cuitan tersebut, dikutip CNBC Indonesia, Senin (23/12/2019).

Crazy Rich Dari Asia Tenggara

Crazy Rich Dari Asia Tenggara

orangkayabaru.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Crazy Rich Dari Asia Tenggara. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Crazy Rich Dari Asia Tenggara

Daftar orang terkaya di 10 negara Asia Tenggara atau ASEAN diisi oleh para pengusaha yang datang dari latar belakang yang beragam. Mulai pengusaha properti, kontraktor, perbankan, sampai pengusaha pakan ternak. Berikut daftar ‘Crazy Rich ASEAN’s

1. Brunei Darussalam – Sultan Hassanal Bolkiah
Sultan Hassanal Bolkiah merupakan satu-satunya orang terkaya di ASEAN yang berasal dari kerajaan. Dilansir dari Singapore Tatler, Sabtu (9/11/2019), Sultan Hassanal Bolkiah memiliki kekayaan sebesar US$ 28 miliar atau sekitar Rp 392,4 triliun (kurs Rp 14.000).

Kekayaan tersebut ia peroleh dari industri minyak dan gas bumi. Ia juga tinggal di istana terbesar di dunia, yang dibangun dengan menelan biaya lebih dari US$ 350 juta atau sekitar Rp 4,9 triliun. Ia juga memiliki lebih dari 500 mobil Rolls-Royce.

2. Indonesia – Robert Budi Hartono
Robert Budi Hartono atau lebih dikenal dengan Budi Hartono merupakan orang terkaya nomor 1 di Indonesia, dan terkaya ke-54 di dunia. Ia mengantongi kekayaan yang dicatatkan Forbes pada tahun 2019 tembus sebesar US$ 18,6 miliar atau setara dengan Rp 260,6 triliun.

Ia memperoleh 70% kekayaannya dari bisnis perbankan, yakni Bank Central Asia (BCA). Ia juga memiliki saham di Djarum. Tak hanya itu, ia bersama kakaknya, Michael Bambang Hartono, merupakan pemilik Grand Indonesia serta perusahaan elektronik Polytron.

3. Thailand – Dhanin Chearavanont
Dhanin Chearavanont merupakan orang terkaya di Thailand dan masuk daftar Forbes sebagai orang terkaya ke-75 di dunia. Ia mengantongi kekayaan sebesar US 17,6 miliar atau Rp 246,6 triliun.

Dhanin memperoleh kekayaannya dari perusahaan yang ia rintis yang bergerak dalam bidang agrobisnis. Ia mengekspor pakan ternak, terutama ayam, dan mengembangkan ternak ayam dewasa untuk didistribusikan ke pedagang dan restoran.

4. Malaysia – Robert Kuok
Robert Kuok adalah orang terkaya nomor satu di Malaysia dengan kekayaan sebesar US$ 12,4 miliar atau setara dengan Rp 173,7 triliun. Kuok merupakan pria kelahiran negeri jiran yang memiliki jaringan bisnis Shangri-La Hotels & Resort di seluruh dunia.

Perusahaan Kuok juga berinvestasi di banyak negara, mulai Singapura, Filipina, Thailand, China, Indonesia, Fiji, dan Australia. Di China ia memiliki Beijing World Trade Center. Selanjutnya ia juga memiliki Malaysian Bulk Carriers Berhad dan Transmile Group. Kuok juga memiliki bisnis perkebunan sawit dengan Wilmar Internasional.

5. Singapura – Robert dan Philip Ng
Kakak-adik Robert dan Philip Ng menempati posisi nomor satu orang terkaya di Singapura menurut Forbes. Kekayaan yang dikantongi sebesar US$ 12,1 miliar atau sekitar Rp 169,5 triliun.

Robert dan Philip adalah juragan tanah raksasa di Singapura. Kakak-adik itu juga sukses sebagai developer di Singapura. Mereka membangun lebih dari 700 hotel, mal, dan condotel di Singapura dan Hong Kong.

6. Vietnam – Pham Nhat Vuong
Pria kelahiran Hanoi, Vietnam, Pham Nhat Vuong merupakan orang terkaya nomor 1 di tanah airnya tersebut menurut Majalah Forbes. Ia memiliki kekayaan sebesar US$ 8 miliar atau sekitar Rp 112,1 triliun.

Bisnis pertama Pham adalah sebuah restoran yang menyajikan makanan khas Vietnam, di mana ia yang langsung melayani pelanggannya. Kini, ia adalah pebisnis sukses dalam industri perumahan, ritel, dan juga perawatan kesehatan.

7. Filipina – Manuel Villar
Pebisnis asal Filipina, Manuel Villar masuk daftar Majalah Forbes sebagai orang terkaya di negerinya, dengan kekayaan sebesar US$ 6,8 miliar atau sekitar Rp 95,2 triliun.

Manuel merupakan CEO Starmalls, salah satu operator mal terbesar di Filipina. Ia juga merupakan kontraktor besar dengan nama perusahaannya Vista & Landscapes.

Baca Juga : Orang Terkaya Indonesia Masuk Kalangan Dermawan Dunia

8. Kamboja – Kith Meng
Kith meng adalah orang terkaya di Kamboja yang mengantongi kekayaan sebesar US$ 1,6 miliar atau sekitar Rp 22,4 triliun, seperti yang dilansir dari Asia Times.

Kith Meng adalah CEO dari The Royal Group yang merupakan perusahaan holding yang bergerak dalam berbagai macam bidang. Selain berbisnis, ia juga aktif dalam dunia politik di Kamboja. Ia pernah menjadi penasihat Perdana Menteri Laos, Hun Sen.

9. Myanmar – Tay Za
Tay Za, pria asli suku Burma, Myanmar merupakan konglomerat pertama di Myanmar dan hingga saat masih bertahan di posisi orang terkaya nomor 1 di Myanmar. Ia mengantongi kekayaan sebesar US$ 1,2 miliar atau sekitar Rp 16,8 triliun.

Tay Za merupakan CEO Htoo Group of Companies (HGC) yang merupakan induk dari maskapai Air Bagan. Ia juga merupakan pebisnis yang sukses di bidang pertambangan, perhotelan, dan perumahan.

10. Laos – Khamtai Siphandon
Khamtai Siphandon adalah orang terkaya di Laos dengan kekayaan yang dicatatkan oleh Prospect ASEAN pada tahun 2018 sebesar US$ 860 juta atau sekitar Rp 12 triliun.

Khamtai adalah dalah mantan Presiden Laos periode 24 Februari 1998-8 Juni 2006. Pria yang berasal dari keluarga petani ini juga anggota Partai Komunis Indochina pada tahun 1954 dan duduk di Komite Sentral Partai Revolusi Rakyat Laos pada tahun 1956.

Orang Terkaya Indonesia Masuk Kalangan Dermawan Dunia

Orang Terkaya Indonesia Masuk Kalangan Dermawan Dunia

orangkayabaru.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Orang Terkaya Indonesia Masuk Kalangan Dermawan Dunia.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Orang Terkaya Indonesia Masuk Kalangan Dermawan Dunia

Jika menyebut tentang penderma, sontak terlintas dalam benak masyarakat adalah nama Bill Gates, Warren Buffett, dan orang kaya di dunia lainnya. Namun, ternyata orang kaya asli Indonesia, juga tak kalah dermawannya.

Belum lama ini, Forbes merilis 30 daftar nama pengusaha di Asia yang paling dermawan. Di antara 30 nama tersebut, ada dua orang pengusaha asal Indonesia. Siapa saja, ya? Berikut daftarnya:

Theodore Rachmat termasuk ke dalam daftar konglomerat paling dermawan di Asia. Ia menduduki posisi ke dua.

Perusahaan miliknya, Grup Triputra Indonesia telah menyumbangkan hampir US$5 juta atau sekitar Rp70 miliar untuk A&A Rachmat Compassionate Service Foundation. Organisasi tersebut mendukung peluang pendidikan, perawatan kesehatan, dan panti asuhan.

Yayasan yang diluncurkan pada tahun 1999 ini dibentuk sebagai pemberi dana beasiswa, dan telah memberikan beasiswa kepada 21.000 penerima selama bertahun-tahun, dengan Rachmat menyumbang US$12,5 juta atau sekitar Rp175 miliar.

Dana yang diberikan digunakan untuk memastikan bahwa siswa tetap bersekolah dan belajar secara efektif dari tahap awal, selain itu yayasan ini juga menyelenggarakan program pelatihan tahunan untuk guru sekolah dasar. Pada 2005, yayasan ini berkembang menjadi layanan kesehatan dan mendirikan klinik di daerah pedesaan dengan biaya kurang dari US$2 atau sekitar Rp28.075 per kunjungan.

Anderson Tanoto & Belinda Tanoto
Selanjutnya, ada kakak beradik asal Tanah Air bernama Anderson Tanoto dan Belinda Tanonto. Keduanya telah menyumbang melalui Tantono Foudation, sebesar US$16,7 juta atau sekitar Rp234 miliar, jumlah naik 30% dari tahun 2018.

Dana tersebut digunakan untuk mendukung dan menyediakan pendidikan untuk semua kalangan umur, dari anak usia dini hingga universitas.

Hal ini juga bertujuan untuk mencegah terhambatnya pendidikan pada anak-anak Indonesia yang menimpa sekitar 10 juta pemuda Indonesia.

Dari keduanya, Belinda adalah yang paling aktif terlibat dalam yayasan dan berfokus terutama pada pendidikan anak usia dini. Yayasan ini sejauh ini telah melatih 15.000 guru dan mendanai hampir 7.500 beasiswa universitas.

Menurut laporan Credit Suisse pada tahun 2017, satu persen orang terkaya di dunia memiliki setengah dari kekayaan global, sekitar US$140 triliun. Sebaliknya, 2,5 persen kekayaan dimiliki 3,5 miliar orang termiskin di dunia.

Untuk menutup kesenjangan tersebut, orang-orang kaya menyumbangkan sebagian dari pendapatan mereka untuk membantu mengatasi pendidikan, penyakit, dan kekurangan gizi. World Finance memetakan lima pengusaha paling dermawan di dunia. Siapa saja mereka?

Michael Dell
Saat masih mahasiswa Kedokteran di University of Texas di Austin, Dell mendirikan PC’s Limited, sebuah bisnis informal yang menjual perangkat upgrade kepada teman-teman sekelasnya untuk komputer pribadi mereka. Delapan tahun berkembang pesat dan menjadi Dell Computer Corporation. Dell menjadi CEO termuda menurut Fortune 500, ia baru berusia 27 tahun.

Dell bersama istrinya mengelola Michael & Susan Dell Foundation. Yayasan ini mendukung proyek-proyek berkaitan dengan pendidikan perkotaan, kesehatan anak dan ekonomi keluarga, serta memberikan bantuan saat krisis. Ia telah menyumbangkan US$2 miliar untuk kegiatan filantropis selama masa hidupnya, sekitar 9 persen dari kekayaan bersihnya.

Phil Knight
Kekayaannya lahir dari kecintaannya berlari. Ia seorang pelari dan mahasiswa University of Oregon (UO) pada 1950-an. Knight mendirikan bisnis pakaian olahraga bernama Blue Ribbon Sports pada 1964. Bisnis ini berkembang menjadi Nike, pemasok sepatu sport dan pakaian terbesar di dunia.

Knight seorang dermawan yang telah menyumbangkan US$3 miliar untuk tujuan amal, 10 persen dari kekayaan pribadinya US$30 miliar. Almamaternya Stanford University dan UO, tim olahraga Oregon Ducks dan Knight Cancer Institute di Oregon Health and Science University, ia sumbang lebih dari US$600 juta. Pada 2016, ia memberikan saham Nike senilai US$112 juta kepada berbagai badan amal.

Michael Bloomberg
Pada 1981, Bloomberg di-PHK dari perusahaan investasi. Meski tidak menerima pesangon, ia mengambil US$10 juta dalam ekuitas, menggunakan dana untuk mengatur penyedia berita dan informasi keuangan. Kekayaannya meroket. Pada tahun 2009, dalam 12 bulan kekayaannya bertambah. Hari ini, kekayaannya diperkirakan bernilai US$50 miliar.Dia selalu menjadi filantropis dan mendirikan yayasan sendiri yang fokus pada masalah lingkungan, pendidikan, dan seni, pada 2009. Januari 2014, ia mendirikan Vibrant Oceans senilai US$53 juta yang mendukung penciptaan dan pemeliharaan populasi ikan berkelanjutan di seluruh dunia. Bloomberg telah menyumbangkan total US$6 miliar untuk amal atau 12 persen dari kekayaan bersihnya.

Bill Gates
Nasib Bill Gates sebagai raja teknologi ditetapkan ketika saat berusia 13 tahun, ia menerima komputer dari General Electric untuk membantunya mempelajari Kode Instruksi Simbolik Serba Guna Pemula. Gates langsung terpikat. Ketertarikannya berlanjut hingga ia menemukan Microsoft pada 1975.

Gates meninggalkan Microsoft pada 2008 untuk menjadi filantropis penuh waktu. Yayasan Bill & Melinda Gates (BMGF) didirikan pada 2000 untuk mendukung pertanian, kesehatan, dan kebijakan, termasuk membantu negara berkembang memerangi malaria dan mendukung nutrisi.

Ia telah memberikan US$41 miliar atau 46 persen dari total kekayaannya. Angka ini hampir dua kali lipat jika Gates memenuhi janjinya pada 2010 untuk menyumbangkan 95 persen kekayaannya sebelum dia meninggal.

Baca Juga : Orang Terkaya Negeri Tirai Bambu

Warren Buffett
Kepekaan bisnis Buffett menjadikannya jutawan pada 1962 setelah menggabungkan sejumlah mitra menjadi satu perusahaan induk Berkshire Hathaway. Dia menjadi miliarder pada 1990, ketika perusahaannya menjual saham Kelas A. Kini, Buffett orang terkaya ketiga di dunia dengan kekayaan pribadi US$84 miliar.

Buffett berjanji memberikan sebagian besar kekayaannya untuk amal pada Juni 2006. Secara bertahap memberikan 85 persen saham Berkshirenya ke 5 yayasan, termasuk BMGF. Kegiatan filantropinya melalui Susan Thompson Buffett Foundation untuk kesehatan reproduksi, keluarga berencana, pendidikan, dan konservasi.

Pada 2010, Buffett, Bill Gates, dan Mark Zuckerberg mendirikan Giving Pledge yang ditandatangi orang-orang yang mau menyumbangkan 50 persen dari kekayaan pribadi untuk amal. Buffett telah menyumbang US$46 miliar untuk amal. Lebih mengejutkan lagi, ia menyumbangkan 55 persen dari kekayaan bersihnya

Orang Terkaya Negeri Tirai Bambu

Orang Terkaya Negeri Tirai Bambu

orangkayabaru.com Beberapa artikel yang akan kami sajikan untuk anda kali ini ,bisa sangat membantu apabila anda ingin mencari informasi yang berikaitan mengenai Orang Terkaya Negeri Tirai Bambu Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Orang Terkaya Negeri Tirai Bambu.

Majalah Forbes baru-baru ini merilis daftar orang- orang terkaya di China. Daftar ini dirilis di tengah berbagai tantangan yang dihadapi perekonomian China. Negeri Tirai Bambu tersebut menghadapi perang dagang dengan AS. Pada saat yang sama, pertumbuhan ekonomi China juga menunjukkan perlambatan, hingga tak sanggup mencapai angka 6 persen. Dilansir dari Forbes, Senin (11/11/2019), pendiri Alibaba Jack Ma tetap menjadi orang terkaya di China. Kekayaan Ma mencapai 38,2 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 537,1 triliun. Berikut ini daftar 10 orang terkaya di China versi Forbes.

1. Jack Ma (55 tahun)
Kekayaan pendiri dan pimpinan eksekutif Alibaba ini mencapai 38,2 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 537,1 triliun. Pada September 2019, Ma mengumumkan bahwa dirinya pensiun dari jabatannya di Alibaba dan digantikan oleh Daniel Zhang. Adapun saat ini Alibaba merupakan e-commerce terbesar di dunia. Investasi Ma di luar Alibaba antara lain di perusahaan hiburan China seperti Huayi Brothers dan Beijing Enlight Media.

2. Ma Huateng (48 tahun)
Ma Huateng atau dikenal pula sebagai Pony Ma merupakan pendiri Tencent Holdings, raksasa internet China. Kekayaan Ma mencapai 36 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 506,1 triliun. Ma mendirikan Tencent pada tahun 1998 dan kini menjabat sebagai pimpinan dan CEO. Aplikasi pesan singkat buatan Tencent, yakni WeChat, kini memiliki lebih dari 1 miliar pengguna.

3. Hui Ka Yan (61 tahun)
Hui Ka Yan merupakan pimpinan Evergrande Group, salah satu pengembang properti terbesar di China. Kekayaan Hui mencapai 27,7 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 389,4 triliun. Evergrande memiliki sekira 800 proyek yang tersebar di lebih dari 280 kota. Selepas lulus kuliah pada tahun 1982, Hui sempat bekerja sebagai teknisi di pabrik baja selama 10 tahun.

4. Sun Piaoyang (61 tahun)
Sun Piaoyang, seorang konglomerat industri farmasi, memiliki kekayaan sebesar 25,8 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 362,8 triliun. Jiangsu Hengrui Medicine yang didirikannya kini merupakan produsen terbesar obat anti infeksi dan obat kanker terbesar China. Istri Sun, Zhong Huijuan, juga merupakan konglomerat farmasi. Ia adalah pimpinan Hansoh Pharmaceutical, yang tengah mengajukan listing saham di Hong Kong. 5. Yang Huiyan (38 tahun) Yang merupakan satu-satunya perempuan yang berada di daftar 10 orang terkaya di China. Kekayaan Yang mencapai 23,9 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 336 triliun. Yang memiliki 57 persen saham di perusahaan pengembang properti Country Garden Holdings. Ia menerima saham tersebut dari ayahnya, Yeung Kwok Keung, pada tahun 2007.

6. He Xiangjian (77 tahun)
He merupakan pendiri raksasa perangkat elektronik rumah tangga Midea Group Ltd. Kekayaannya mencapai 23,2 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 326,2 triliun. Midea saat ini memiliki lebih dari 200 anak usaha, termasuk perusahaan robotik Jerman, Kuka. Adapun putranya, He Jianfeng, menjadi direktur Midea Group dan Midea Real Estate Holding.

Baca Juga : Orang Terkaya Afrika Borong Puluhan Ribu Mobil

7. Colin Zheng Huang (39 tahun)
Colin Huang merupakan pimpinan dan pendiri Pinduoduo, salah satu e-commerce terbesar di China. Saat ini kekayaan Huang mencapai 21,1 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 298 triliun. Sebelum mendirikan Pinduoduo, Huang juga mendirikan perusahaan game online Xinyoudi dan platform e-commerce Ouku.com. Ia memperoleh gelar magister ilmu komputer dari University of Wiconsin di Madison, AS.

8. William Lei Ding (48 tahun)
William Ding adalah CEO Netease, salah satu perusahaan game mobile dan online terbesar di dunia. Kekayaan Ding mencapai 17,2 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 241,8 triliun. Bisnis Netease, termasuk Mojang yang merupakan anak usaha Microsoft, serta Blizzard. Ding pun pernah menjadi orang terkaya di China dan miliarder internet pertama di Negeri Tirai Bambu tersebut pada tahun 2003. 9. Qin Yinglin (54 tahun) Qin merupakan pimpinan Muyuan Foodstuff, peternak babi terbesar di China. Kekayaan Qin mencapai 16,6 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 233,3 triliun. Qin lahir di Neixiang, Provinsi Henan, yang merupakan provinsi terpadat di China. Ia lulus dari Henan Agricultural University, jurusan peternakan dan memulai bisnis pada usia 22 tahun, yakni beternak 22 ekor babi.

10. Zhang Yiming (35 tahun)
Zhang merupakan miliarder termuda dalam daftar 10 orang terkaya di China. Kekayaan Zhang mencapai 16,2 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 227,8 triliun. Ia merupakan pimpinan Beijing ByteDance, salah satu perusahaan penyedia konten media terbesar di China. Zhang memperoleh gelar sarjana dari Nankai University, jurusan software engineering.

Orang Terkaya Afrika Borong Puluhan Ribu Mobil

Orang Terkaya Afrika Borong Puluhan Ribu Mobil

orangkayabaru.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Orang Terkaya Afrika Borong Puluhan Ribu Mobil. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Orang Terkaya Afrika Borong Puluhan Ribu Mobil

Aliko Dangote yang merupakan orang paling kaya di benua Afrika tertarik untuk membeli 10.000 unit mobil pedesaan asal Indonesia yaitu Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) untuk dijual kembali ke Nigeria. Dilansir dari Bloomberg Aliko Dangote sendiri merupakan pria dengan kekayaan 4,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp 60,2 triliun (kurs Rp 14.000 per dollar AS) pada tahun 2019. Pengusaha Nigeria berusia 62 tahun yang merupakan industrialis paling terkemuka di Afrika mengakhiri dekade ini dengan kekayaan bersih hampir senilai 15 miliar dollar AS, menjadikannya orang terkaya ke-96 di dunia, menurut Bloomberg Billionaires Index

Sementara dalah Daftar Orang Terkaya di Dunia 2019 versi Forbes, Dangote berada di posisi 136, dengan total kekayaan mencapai 8,9 miliar dollar AS (Rp 124,6 triliun). Dengan kekayaan sebesar itu, pria beranak tiga ini menjadi orang terkaya di benua Afrika. Forbes juga memasukkan dia ke dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia 2018, di posisi 66. Dangote merupakan pendiri Dangote Cement yang merupakan pabrik semen terbesar di Afrika. Dangote Cement yang mempunyai pabrik di 10 negara di benua hitam itu memproduksi semen sebesar 45,6 juta metrik ton per tahun.

Dangote juga memiliki bisnis tepung dan gula dibawah naungan Dangote Group. Selain itu Dangote Group menjadi salah satu pengusaha minyak terbesar di Afrika dengan memiliki penyulingan terbesar di Nigeria. Dengan jenis bisnisnya maka tak heran dirinya tertarik untuk meminang AMMDes yang dimana mobil tersebut cocok dengan jenis usaha yang bergerak dibidang Industri dan komoditas. Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Putu Juli Ardika, mengatakan Dangote Group sendiri tertarik dengan AMMDes yang bisa berjalan disegala medan dan memiliki berbagai fungsi yang cocok dengan pasar Afrika,” ucapnya di Kementerian Perindustrian, Senin (6/1/2020). “Timnya Dangote akhir Januari ini akan mengecek tiga unit sample untuk dibawa ke sana,” ucapnya. Putu mengatakan rencananya ekspor 10.000 unit AMMDes ke Nigeria akan dilakukan secara bertahap selama 5

Aliko Dangote merupakan pengusaha kenamaan asal Nigeria. Dengan nilai kekayaan bersih yang mencapai US$ 12,2 miliar atau setara Rp 180,56 triliun (kurs Rp 14.800), pria muslim ini menjadi salah satu orang terkaya di Benua Afrika.

Bisnis Dangote meliputi banyak jenis industri, termasuk sektor minyak dan gas bumi, barang-barang konsumsi dan manufaktur. Sekitar 80% dari pendapatan konglomeratnya berasal dari Dangote Cements yang telah mampu memproduksi sebanyak 44 juta ton per tahun dan diperkirakan akan terus meningkat 33% hingga 2020.

Dangote juga memiliki kilang gula terbesar kedua di dunia. Seluruh perusahaannya yang melantai di bursa efek Nigeria jika dihitung menguasai seperempat nilai kapitalisasi pasar dari seluruh jumlah emiten yang ada.

Melansir Investopedia, Rabu (12/9/2018), lahir pada 1957 di Kano State, Nigeria, Dangote tumbuh di keluarga pengusaha. Dia dibesarkan sebagai seorang muslim dan hidup sebagai masyarakat kelas atas sejak lahir.

Kakek Dangote, Sanusi Dantata, pernah disebut sebagai salah satu orang terkaya yang tinggal di Kano. Kakeknya itu memiliki bisnis dengan menjual komoditas seperti gandum dan beras.

Setelah menghabiskan sebagian besar masa kecilnya bersama kakeknya, Dangote dengan cepat menjadi tertarik dalam dunia bisnis.

“Saya ingat ketika saya masih di sekolah dasar, saya pergi membeli kotak permen dan saya akan mulai menjualnya hanya untuk menghasilkan uang. Saya sangat tertarik dalam bisnis, bahkan pada waktu itu,” tuturnya.

Dangote terus melanjutkan pendidikannya hingga lulus dari Universitas Al-Azhar, salah satu universitas Islam bergengsi di Mesir. Di sanalah dia melanjutkan pendidikannya dalam bisnis.

Setelah lulus kuliah 1977, Dangote meminjam uang kepada pamannya sebesar US$ 3.000 untuk memulai bisnis. Dana itu untuk mengimpor komoditas pertanian dan menjualnya di Nigeria. Dua barang impor utamanya adalah beras dari Thailand dan gula dari Brasil.

Baca Juga : Jeff Bezos Bingung Cara Habiskan Uangnya

Dia kemudian menjual barang-barang itu secara ritel dengan margin yang cukup menguntungkan. Usahanya itu dengan cepat berkembang. Kala itu laba bersihnya sudah mencapai US$ 10.000. Dengan keuntungan itu dia bisa membayar utang pamannya dalam waktu hanya 3 bulan.

Pada 1997, Dangote menyadari bahwa berbisnis hanya sebagai perantara tidak akan berkembang, sehingga dia mulai membangun pabrik yang menghasilkan apa yang telah dia impor dan jual selama 20 tahun sebelumnya.

Perusahaannya mulai memproduksi pasta, gula, garam, dan tepung. Sekitar waktu yang sama, Dangote dianugerahi perusahaan semen milik negara.
Dangote secara signifikan memperluas operasi perusahaan pada tahun 2005 dengan membangun pabrik manufaktur bernilai jutaan dolar. Pembangunan ini dibiayai dengan uang Dangote sendiri sebesar US$ 319 dan pinjaman US$ 479 juta dari Korporasi Keuangan Internasional Bank Dunia.

Dangote selalu menginvestasikan kembali sebagian besar keuntungannya kembali ke bisnisnya. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa perusahaannya berkembang pesat sejak awal.

Dangote beberapa tahun yang lalu juga mulai memasuki bisnis industri minyak dan gas, sektor yang sengaja dihindari sebelumnya. Dangote memang berbeda dengan pebisnis Nigeria kebanyakan yang memilih untuk terjun di industri migas.

Dangote membeli sebuah kilang minyak di Lagos pada 2007. Dia berharap bahwa kilang itu akan secara signifikan mengurangi ketergantungan Nigeria pada pemasok migas internasional. Kilang itu diharapkan menghasilkan setengah juta barel minyak per hari.

Indonesia dihebohkan dengan banyaknya jumlah pembelian unit mobil buatan Indonesia, atau yang dikenal sebagai Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes). Mobil tersebut diborong miliarder terkaya di Afrika, Aliko Dangote sebanyak 10.000 unit.

Mengutip Bloomberg, Selasa (7/1/2020), Aliko Dangote dikenal sebagai orang terkaya di Afrika, pria berusia 62 tahun ini meraih peringkat ke 96 sebagai pria terkaya di dunia dengan penghasilan yang menaik hingga 15 miliar menurut Bloomberg Billionaires Index.

Memulai bisnisnya sendiri sejak usia 21 tahun, Aliko Dangote mendirikan dan memimpin Dangote Cement, dan merupakan produsen semen terbesar di benua Afrika.

Aliko Dangote juga bercerita kepada Forbes mengenai pengalaman masa mudanya, di mana ketika dia masih muda, dia membeli permen, memberikannya kepada orang lain untuk dijual, dan dia tetap mendapat untung.

Mengutip dari Forbes, dalam beberapa daftar di Forbes, Aliko Dangote sudah terdaftar dalam daftar miliarder terkaya pada 2019. Ia meraih peringkat ke-136 dalam daftar tersebut.

Daftar Lainnya juga ia raih yaitu milIarder Afrika terkaya, dengan peringkat ke-1, dan daftar orang yang paling berpengaruh dengan peringkat ke-66 versi Forbes.

Pada akhir 2019, Aliko Dangote sudah mempunyai rencana terhadap proyek pembangunan pabrik. Dengan dana sebesar $60 Juta, ia dikabarkan akan berinvestasi di Togo dalam pembangunan fasilitas pabrik semen.

Pabrik semen itu dikabarkan akan berlokasi di Ibu kota, yaitu Lome, dan akan memiliki produksi tahunan 1,5 juta ton. Klinker yang digunakan berasal Togo dan Nigeria, juga akan adanya pelayanan untuk permintaan domestik dan asing dari negara-negara tetangga.

Dangote Group pun juga sudah mengeluarkan pernyataan pers bahwa konstruksi pabrik di kota Lome akan dimulai pada kuartal pertama tahun 2020, dengan peresmiannya diharapkan sebelum akhir tahun.

Jeff Bezos Bingung Cara Habiskan Uangnya

Jeff Bezos Bingung Cara Habiskan Uangnya

orangkayabaru.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jeff Bezos Bingung Cara Habiskan Uangnya. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Jeff Bezos Bingung Cara Habiskan Uangnya

“Saya melihat ke sekeliling dan terlihat jelas bahwa ada lebih banyak mahasiswa yang jauh lebih pintar soal fisika dibanding saya, dan itu merupakan hal yang sangat mudah bagi mereka,” kata Bezos kepada Wired yang dikutip dari CNBC, Minggu (9/2/2020).

“Ini semacam pencerahan yang mengejutkan, bahwa ada orang-orang ini yang otaknya bekerja dengan cara berbeda,” sambungnya.

Bezos mendapatkan pencerahan ini saat kesulitan menyelesaikan soal matematika selama berjam-jam. Menurutnya, momen tersebut membuatnya sadar untuk mengejar karier yang lain.

“Itu merupakan momen yang penting bagiku, karena di momen tersebut saya sadar kalau tidak akan mungkin menjadi fisikawan yang hebat,” jelasnya saat berbicara di Economic Club.

“Di dunia fisika teori, kalian harus bisa menjadi 50 orang teratas di dunia, atau kalian tidak akan memberikan banyak kontribusi,” sambungnya.

Jeff Bezos mungkin telah berhasil mendirikan Amazon dan menjadi salah satu orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai USD 126 juta. Tapi, saat masih menjadi mahasiswa di Princeton University, ia merasa bukan tidak begitu pintar di jurusannya.Pada tahun 1980-an, Bezos merupakan mahasiswa jurusan fisika. Walau ia termasuk 25 murid teratas di jurusannya, Bezos merasa tidak cukup pintar dibanding teman-temannya dan telah memilih jurusan yang salah.Setelah itu, Bezos memutuskan untuk pindah jurusan. Pada tahun 1986, pria berusia 56 tahun ini lulus dari Princeton University dengan gelar sarjana teknik listrik dan ilmu komputer.

Pada tahun 1994, saat bekerja menjdai banker, Bezos melihat statistik yang mencatat bahwa web berkembang hingga 2.300% per tahun. Ia pun terinspirasi untuk meluncurkan Amazon sebagai toko buku online pada 1995. Kini bisnisnya tersebut telah berkembang sangat pesat dan memiliki valuasi lebih dari USD 1 triliun.

Baca Juga : Orang Terkaya Sedunia 2020

Sekitar dua tahun lalu, CEO Amazon Jeff Bezos menyebutkan bahwa dirinya hanya terpikir berwisata ke luar angkasa untuk membelanjakan kekayaannya yang melimpah ruah.Satu-satunya cara yang terlihat oleh saya untuk memanfaatkan sumber keuangan sebanyak ini adalah dengan mengubah kesuksesan Amazon menjadi sebuah perjalanan luar angkasa. Pada dasarnya hanya itu,” kata Bezos saat itu, seperti dikutip dari situs Quartz.Orang terkaya dunia itu pun seraya menambahkan bahwa dirinya mencairkan sekitar USD 1 miliar per tahun saham Amazon untuk mendanai perusahaan teknologi luar angkasanya, Blue Origin.Namun rupanya perjalanan luar angkasa saja tidak cukup bagi Bezos. Duitnya masih berhamburan. Seperti dilaporkan Bloomberg, dalam beberapa pekan belakangan ini, dia mengucurkan sekitar USD 4 miliar sahamnya saat kapitalisasi pasar Amazon ditutup di atas USD 1 triliun untuk pertama kalinya.

Hal ini membuat total penjualan saham Bezos menjadi lebih dari USD 14 miliar, sebagian besar selama empat tahun terakhir. Kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai USD 127 miliar, atau sekitar 2 juta kali lipat dari pendapatan rumah tangga rata-rata di AS.

Lalu apa yang akan dilakukannya dengan semua kekayaan tersebut? Bahkan dengan rutin mengalokasikan USD 1 miliar atau lebih ke Blue Origin setiap tahun, kekayaan tunai Bezos masih begitu leluasa. Jadi, sosok yang dikenal berkepala pelontos ini pun mencari cara baru sebagai tempat mengerahkan sumber daya keuangannya.

Misalnya, properti. Bezos dan pacarnya Lauren Sanchez baru-baru ini dilaporkan berburu mega-mansion di kawasan Bel Air dan Beverly Hills, dan mempertimbangkan properti yang terdaftar seharga USD 225 juta.

Tahun lalu saja, Bezos membeli tiga kondominium di Manhattan yang harga keseluruhannya adalah USD 80 juta. Pembelian ini dilakukan hanya beberapa bulan setelah Amazon mundur dari kesepakatan untuk markas kedua di New York.

Selain properti, Bezos juga tertarik menghabiskan uangnya untuk karya seni. Menurut salah satu dealer seni ternama, November lalu Bezos membeli dua karya seni ‘Hurting the Word Radio # 2’ karya Ed Ruscha seharga USD 52,5 juta dan ‘Vignette 19’ karya Kerry James Marshall senilai USD 18,5 juta.Dengan saham yang dia cairkan pekan lalu, Bezos bisa menginvestasikan USD 1 miliar ke Blue Origin untuk setahun, membeli empat mega-mansion mewah seharga USD 225 juta, memboyong lebih dari 20 karya seni dengan harga rata-rata USD 50 juta, dan masih punya lebih dari USD 1 miliar uang tunai yang menganggur.

Kira-kira dengan cara apa lagi ya Bezos bisa menghabiskan uangnya? Tapi satu hal yang pasti, filantropi atau kegiatan amal tidak pernah menjadi pilihan seorang Jeff Bezos. Kalian ada ide?

Orang Terkaya Sedunia 2020

Orang Terkaya Sedunia 2020

orangkayabaru.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Orang Terkaya Sedunia 2020. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Orang Terkaya Sedunia 2020 

CEO dan pendiri Facebook, Mark Zuckerberg memecahkan rekor dengan menjadi miliarder termuda di dunia. Ketenarannya tetap unggul meski dia sempat terkena skandal dan penurunan pendapatan dalam beberapa tahun terakhir.

Zuckerberg menjadi miliarder termuda, bersama deretan nama yang selalu masuk daftar orang paling kaya dunia. Bergabung bersama dua orang yang bisa dibilang berumur di atasnya, seperti Amancio Ortega dan Warren Buffet.

Berikut inilah lima miliarder dimaksud, seperti melansir laman The Richest dan Bloomberg:

5. Amancio Ortega
Nilai kekayaan: USD 76 miliar atau Rp 1.055 triliun

Dia dikenal sebagai miliarder pendiam yang sekarang sedang menikmati masa pensiun. Ia dikenal hidup sederhana dan sedikit menampilkan diri ke publik, meskipun menjadi orang terkaya ke-5 di dunia.

Amancio Ortega adalah pendiri dan pemilik 59,29 persen dari grup Inditex, sebuah perusahaan mode. Ia mendirikan perusahaan pertamanya, Confecciones Goa, yang memproduksi jubah mandi berkualitas. Dia juga membuka toko ritel bernama Zara yang menjual busana-busana perancang.

Inditex terus mendominasi industri fashion, dengan lebih dari 4.000 toko di 70 negara. Pada 2011, ia mengundurkan diri sebagai ketua Inditex tetapi mempertahankan kepemilikan grup.

4. Warren BUffet
Nilai kekayaan: USD 89 miliar atau Rp 1.235 triliun

Bisnis pertamanya adalah menyewakan mesin pinball ketika dia berusia 14 tahun. Setelah kuliah, Buffet bekerja di perusahaan mentornya, Benjamin Graham. Di sini, dia mendapatkan keterampilan dalam analisis keamanan. Buffet menghasilkan jutaan dolar pertamanya dengan membeli saham perusahaan Sanborn yang berkinerja buruk.

Dia kemudian mengubah pendekatan dan berkelana ke sektor asuransi. Dia pun menjadi miliarder setelah membeli National Indempty pada tahun 1996.

Penerapannya yang unik pada filosofi Graham dalam melakukan investasi yang akurat dan tepat waktu adalah kunci keberhasilannya.

Dia juga telah pensiun, dan ikut dalam kehidupan filantropi yang memberikan miliaran untuk amal. Dia bahkan menjanjikan USD 35 miliar untuk amal dalam wasiatnya.

3. Bernard Arnault
Nilai kekayaan: USD 106 miliar atau Rp 1.472 triliun

Orang terkaya di Eropa adalah raja merek mewah yang membangun seluruh kerajaan dari awal. Miliarder Perancis saat ini berdiri sebagai orang terkaya kedua di dunia, dengan kekayaan bersih USD 111 miliar mengalahkan Bill Gates untuk saat ini.

Bernard Arnault memiliki kerajaan LVMH, dengan lebih dari 70 merek mewah atas namanya. Masuknya ke pasar real estat digembar-gemborkan oleh penjualan perusahaan konstruksi ayahnya. Keduanya memulai perusahaan baru, Férinel, yang menyediakan layanan akomodasi khusus.

Pada 1979, dia adalah presiden perusahaan. Arnault kemudian mengakuisisi Financière Agache mengambil alih perusahaan yang memiliki Christian Dior dan Le Bon Marché.

Dia mendiversifikasikan investasinya untuk memasukkan merek perhiasan seperti Bulgari, TAG Heuer, dan De Beers. Saat ini, anak-anaknya mengawasi perusahaannya. Putrinya, Delphine, adalah presiden Luis Vuitton.

2. Bill Gates
Nilai kekayaan: USD 113 miliar atau Rp 1.569 triliun

Setelah memberikan hampir USD 30 miliar untuk amal, Bill Gates, tetap masuk dalam daftar miliarder dunia. Sebelum Jeff Bezos menyusulnya, dia telah mempertahankan posisi sebagai orang terkaya di dunia selama lebih dari satu dekade.

Sebagai remaja yang terobsesi dengan teknologi, Bill Gates mengembangkan minat pada komputer dan mulai belajar coding. Dia keluar dari Harvard setelah menyadari bahwa itu bukan jalannya.

Setelah menulis dan menjual bahasa komputer dasar ke Altair, ia mendirikan Microsoft pada tahun 1975 dengan Paul Allen, seorang penggila komputer.

Pada tahun 1983, Microsoft telah menjadi global dengan penghasilan lebih dari USD 16 juta, dan tiga tahun kemudian, Gates menjadi miliarder termuda pada usia 31 tahun. Ciptaannya sejak itu telah membentuk penggunaan perangkat elektronik lebih dari siapa pun.

Setelah menikmati puluhan tahun ketenaran sebagai CEO, ia telah memutuskan untuk fokus pada filantropi. Dia bahkan menjual dan menyerahkan hampir semua sahamnya di Microsoft dengan mempertahankan hanya 1%, meskipun ia masih menjadi citra perusahaan.

1. Jeff Bezos
Nilai Kekayaan: USD 115 Miliar atau Rp 1.597 triliun

Siapa yang kehilangan USD 46 miliar karena perceraian namun tetap menjadi orang terkaya di dunia?. Sangat sederhana, jika Anda menjalankan raksasa ritel monopolistik dunia, Anda menghasilkan uang dengan setiap klik tombol check out.

Bezos sudah menjadi jutawan saat bekerja di DE Shaw & Co, sebagai Wakil presiden bankir investasi Wall Street. Dia kemudian memutuskan untuk menjual buku di platform online. Berhenti dari pekerjaannya, dan pindah ke Seattle pada tahun 1994 untuk memulai bisnisnya sendiri.

Kewirausahaan tidak sesederhana yang ia bayangkan, tetapi pertaruhannya terbayar dan pada tahun 1995, saat toko buku terbesar di dunia, Amazon, meluncur.

Bisnis Bezos telah berkembang dengan pesat. Meskipun perceraiannya baru-baru ini mengurangi kekayaan bersihnya sebesar USD 46 miliar menjadi USD 131 miliar pada Maret 2019, ia masih menjadi orang terkaya di dunia.

Gelar orang terkaya di dunia 2019 memang dipegang oleh Jeff Bezos, namun ternyata gelar manusia paling kaya sepanjang masa masih dipegang Mansa Musa, seorang raja muslim yang berasal dari kawasan Afrika Barat dan hidup pada abad ke-14.

Sudah banyak pakar ekonomi, lembaga survei yang mencoba menerka jumlah kekayaan Musa. Salah satunya adalah situs Celebrity Net Worth, mereka sempat memperkirakan kekayaan Mansa Musa mencapai sekitar US$400 miliar. Namun, ternyata hingga detik ini kekayaan Musa tak dapat ditakar.Melansir dari BBC.com, Profesor Sejarah Universitas California, Rudolph Butch Ware mengatakan, “Melihat catat kontemporer tentang kekayaan Musa itu sangat mencengangkan, sehingga hampir tidak mungkin untuk menghitung betapa kaya dan besar dia sebenarnya.”

Mansa Musa adalah penguasa Kerajaan Mali, itu artinya Musa memiliki kendali penuh atas produksi emas paling murni. Musa lahir tahun 1280 di keluarga para penguasa. Sang Kakak, Abu-Bakr yang kala itu menjabat sebagai raja hingga tahun 1312, turun tahta karena ingin pergi dalam sebuah ekspedisi. Sejak saat itulah, Musa naik menggantikannya.

Di bawah kekuasaannya, Kerajaan Mali berkembang pesat dengan menguasai sebanyak 24 kota, termasuk Timbuktu. Kerajaan ini terbentang sejauh 2.000 mil dan berdiri di atas negara-negara modern, seperti Senegal, Mauritania, Mali, Burkina Faso, Niger, Gambia, Guinea-Bissau, Guinea, sampai Pantai Gading.

Menurut para sejarawan, hampir setengah dari produksi emas dunia kala itu dimiliki oleh kerajaan Mali di bawah rezim Mansa Musa. Kepemimpinan Musa mampu menarik hati masyarakat dari berbagai penjuru negeri. Salah satunya masyarakat Kairo.

Saat tinggal di Kairo selama tiga bulan, Mansa Musa membagikan emas kepada penduduk setempat, hingga menyebabkan harga emas di kawasan tersebut anjlok selama 10 tahun dan menghancurkan ekonomi.

Kemakmuran Mansa Musa dan Kerajaan Mali ini terus berlanjut hingga Sang Raja wafat di usia 57 tahun pada 1337. Sayangnya, setelah ditinggal sang pemilik tahta, pewarisnya tak bisa mempertahankan harta sehingga kekaisaran besar itu runtuh.